Allah Mampu dan Sangat Mau

Tags :
Date :17 Desember 2015

Matius 8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

Ketika kita melihat seseorang menerima mujizat kesembuhan atau terobosan finansial, apakah kita pernah berkata, "Bagaimana dengan aku Tuhan?" Saya percaya pertanyaan inilah yang dipikirkan oleh seorang penderita kusta yang datang kepada Yesus.

Penderita kusta ini cuma bisa mendengar atau melihat dari jauh bagaimana Yesus menyembuhkan orang sakit karena dia tidak diijinkan untuk berada di tempat umum oleh karena ada hukum yang mengatur tentang keberadaan penderita kusta di tempat umum. Penderita kusta ini percaya bahwa Yesus mampu menyembuhkan dia, tetapi dia tidak yakin apakah Yesus mau. Penderita kusta ini berkata kepada Yesus :"Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku." Orang ini percaya akan kekuatan Allah, tapi tidak kepada kasih Allah kepadanya.

Seperti penderita kusta ini, mungkin anda tidak punya masalah dalam mempercayai Allah apakah Allah dapat memberi anda mujizat atas masalah anda karena anda mengetahui Dia adalah Allah yang Maha Kuasa. Tapi anda bertanya-tanya apakah Tuhan mau melakukannya bagi anda. Saudaraku, biarkan apa yang Yesus telah lakukan dan jawab kepada penderita kusta menjawab keraguan kita. Dia mengulurkan tangannya dan berkata: Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

Saya ingin anda memperhatikan bahwa Yesus menyentuh penderita kusta ini. Yesus sangat mampu untuk menyembuhkan orang ini dari jauh hanya dengan berkata-kata saja. Kita tahu Dia pernah melakukannya. Lalu mengapa Yesus menyentuh orang ini?
Yesus tahu bahwa selama bertahun-tahun orang ini telah putus hubungan dengan keluarga dan lingkungan sosialnya, jadi orang ini secara psikologis akan merasa sebagai orang yang terbuang, dia mengalami luka batin dan sakit hati. Saya percaya Yesus menyentuhnya untuk menyembuhkan sakit batinnya, membuat orang ini merasa diterima dan dikasihi lagi. Sentuhan Yesus adalah bahasa kasihNya kepada sang penderita kusta ini.
Dapatkah anda lihat kasih Allah disini? Dapatkan anda melihat bagaimana dalamNya kasih Allah bagi sang penderita kusta ini? Bukan saja secara fisik orang ini disembuhkan, tapi juga batinnya dipulihkan! Begitulah besarnya kasih Allah pada anda! Hari dimana anda datang untuk mengenal hatinya Allah dan percaya bahwa Tuhan sendiri yang menginginkan agar kita sukseslah yang merupakan hari dimana anda telah menerima mujizat anda.
Saudaraku yang kekasih, tangkaplah maksud hati Allah dan anda akan percaya bahwa Allah bukan hanya sanggup, tapi Allah sangat mau untuk memberkati anda! Amin