Post

Sistem Pembelajaran di YSKI

22 Oktober 2017

Sistem Pembelajaran di YSKI

YSKI dengan jenjang sekolah : Pra Play Group (toddler class ) sampai dengan SMA. Kurikulum mengacu pada kurikulum nasional (KTSP ataupun sekarang disebut Kurikulum Sekolah ) dengan penekanan pada terbentuknya siswa yang tinggi Iman, tinggi ilmu dan moralnya. Pengembangan kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan siswa. Pembelajaran didesain dengan sistem pembelajaran yang holistik, integrated dengan jenjang keilmuan sehingga terbentuk siswa dengan karakter yang unggul. Metode pembelajaran yang di pakai adalah Quantum Teaching dengan pendekatan Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences). Penggabungan kedua hal tersebut membuat guru / pendidik berperan sebagai fasilitator dan bertugas untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inovatif.

Penekanan pada Kecerdasan majemuk dilakukan karena kami sadar bahwa setiap anak diciptakan dengan keunikkannya masing-masing dan bakat serta minat yang berbeda. Penekanan pada kecerdasan majemuk ini juga memungkinkan seluruh peserta didik atau civitas sekolah untuk mengembangkan diri secara optimal. Sembilan kecerdasan majemuk :

1.

Kecerdasan bahasa

:

kecerdasan menulis dan berkata-kata

2.

Kecerdasan matematika

:

kecerdasan angka, berhitung, berpikir sistematik dan mengenali pola

3.

Kecerdasan spatial/imajinasi

:

cerdas berkhayal, kaya imajinasi dan melihat 3 dimensi

4.

Kecerdasan music

:

kecerdasan menciptakan music, bernyanyi, menghargai dan mengerti music

5.

Kecerdasan fisik

:

kemampuan untuk menjaga keseimbangan tubuh

6.

Kecerdasan social

:

mudah bergaul, mudah mendapat teman baru, baik dalam kelompok kecil maupun besar.

7.

Kecerdasan intrapersonal

:

kepekaan dan keyakinan akan dirinya sendiri dan situasi yang dihadapinya

8.

Kecerdasan natural

:

rasa sayang pada binatang, tanaman, dan alam sekitar

9.

Kecerdasan spiritual

:

kepekaan terhadap eksisitensi diri dan juga menghayati perannya didunia, bijaksana, humoris.

 

Kecerdasan seseorang itu selalu berkembang (dinamis) tidak statis. Howard Gardner ( pakar kecerdasan majemuk ) menyatakan bahwa kecerdasan dapat dilihat dari kebiasaan seseorang yaitu perilaku yang diulang-ulang oleh seseorang dalam menyikapi segala hal yang ada disekelilingnya, seperti : kebiasaannya untuk membuat produk / hal baru yang punya nilai lebih (kreatifitas) dan kebiasaannya menyelesaikan masalah secara mandiri (problem solving). Inilah yang menjadi penekanan dalam proses pembelajaran di YSKI. YSKI menjadi lembaga pendidikan / sekolah yang selalu belajar secara kontinyu ( = Learning School ) yang berarti bahwa seluruh civitas sekolah ( Pendidik, tenaga kependidikan, siswa, orang tua ) akan terus belajar dan bersama- sama menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, yaitu lingkungan yang mendukung pembelajaran ( intra ataupun extra kurikuler ) sehingga mengalami kemajuan yang berarti.Program Smart Class di YSKI, mulai dari jenjang tingkat sekolah dasar yang dapat diselesaikan dalam waktu 5 tahun, SMP dan SMA yang juga didesain untuk masa studi 5 tahun. Program ini khusus diperuntukkan para siswa dengan IQ minimal 124 skala WISC dan memiliki kemampuan belajar mandiri serta kreatif yang lebih dikenal dengan sebutan siswa cerdas istimewa bakat istimewa ( siswa CIBI ) . Pembelajaran didesain selain dengan penekanan pada multiple Intellegences siswa akan diarahkan untuk pengayaan dengan pendalaman materi dan menyelesaikan satu project yang disesuaikan dengan minat dan bakatnya. Dengan kerjasama dari beberapa Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia maka setiap siswa Smart Class SMA akan lebih pasti mencapai kemajuan dan kesiapan studi di perguruan tinggi sesuai dengan cita-cita dan minat bakatnya

 



Tags:

Comment (0)

Leave a Comment