Yayasan Sekolah Kristen Indonesia – Great School

Student Panel 2026
"Inspiring Ideas from Future Changemakes"

hero 1

Inspiring Ideas from Future Changemakers adalah tema Student Panel yang diselenggarakan pada Senin, 18 Mei 2026. Lima murid kelas XII terpilih mempresentasikan hasil penelitian mereka sebagai bagian dari pembelajaran berbasis riset.

Lima presenter yang tampil dalam Student Panel 2026 adalah:

  • Anna Angela Wihelmina (XII Excellent)
  • Manuela Darren Carolyn (XII Fearless)
  • Jonathan Fabio Yuan Adesoma (XII Excellent)
  • Yuda Aditya (XII Excellent)
  • Edward Devon Kosasih (XII Excellent)

 

Kelima penelitian yang dipresentasikan merupakan karya terbaik dengan topik topik menarik dan berdampak seperti:

  1. “Breaking Barriers, Connecting Everyone” karya Anna Angela Wihelmina yang mencoba membuat aplikasi pengaduan aksesibilitas untuk membantu penyandang disabilitas.
  2. “The Dopamine Trap” karya Manuela Darren Carolyn yang menganalisis hubungan kesadaran literasi finansial dan aktivitas impulsive buying pada murid kelas XII SMA Kristen YSKI.
  3. “Masih Di Bawah Umum: Parentifikasi Pada Karakter Moko dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan” karya Jonathan Fabio Yuan Adesoma yang menganalisis kondisi parentifikasi pada tokoh Moko dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens.
  4. “Apa yang Tidak Mereka Katakan Ketika Mereka Berkata Tentang Judi” karya Yuda Aditya yang menguji sistem permainan judi secara matematis dan menunjukkan bahwa sistem tersebut dirancang untuk merugikan pemain.
  5. “Pak Ogah Imitasi: Menuju Majapahit Emas” karya Edward Devon Kosasih yang merancang penerapan artificial intelligence (AI) pada lampu lalu lintas untuk membantu mengurai kemacetan di Jalan Majapahit, Kota Semarang.

 

hero 2

 

Komitmen untuk Terus Berdampak

Tema besar integrated project tahun ini adalah Year of Impact dan bagi YSKI sebagai bentuk komitmen untuk terus menghasilkan karya yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Semangat ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu tujuan pembangunan berkelanjutan yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Penelitian Anna Angela dan Edward Devon Kosasih selaras dengan tujuan SDGs poin ke-11, yaitu Sustainable Cities & Communities. Anna merancang aplikasi yang memungkinkan kelompok difabel menyampaikan laporan mengenai fasilitas kota yang kurang aksesibel. Sementara itu, Edward menghadirkan simulasi sistem lalu lintas berbasis AI untuk membantu menciptakan pengaturan lalu lintas yang lebih efektif dan efisien.

Selaras dengan tujuan SDGs poin ke-3, Good Health & Wellbeing, Jonathan Fabio mengenalkan isu parentifikasi melalui analisis tokoh Moko dalam film 1 Kakak 7 Ponakan. Melalui penelitiannya, Jonathan mengajak audiens untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis orang-orang yang memikul tanggung jawab besar dalam keluarga.

Sementara itu, Yuda Aditya dan Manuela Darren mengangkat isu kestabilan finansial dari dua sudut pandang yang berbeda. Melalui penelitiannya, Yuda menunjukkan bagaimana sistem dalam perjudian dirancang untuk membuat pemain terus mengalami kerugian. Penelitian ini berkaitan dengan tujuan SDGs poin pertama, yaitu No Poverty. Manuela Darren membawa pembahasan yang dekat dengan kehidupan pelajar masa kini, yaitu kebiasaan belanja online yang impulsif. Dalam presentasinya, Manuela menjelaskan bahwa hilangnya aspek the pain of paying pada fitur cash on delivery (CoD) dapat mendorong perilaku konsumtif. Ia juga mengajak audiens untuk meningkatkan literasi finansial agar lebih bijak dalam berbelanja. Topik ini selaras dengan tujuan SDGs poin ke-12, Responsible Consumption & Production.

Melalui Student Panel 2026, para murid SMA Kristen YSKI tidak hanya mempresentasikan hasil penelitian, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap berbagai persoalan di sekitar mereka. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para murid untuk belajar berpikir kritis, mengurai masalah secara ilmiah, serta menawarkan solusi yang diharapkan dapat membawa dampak positif di masa depan.